Blog "El" (Elfaoz)

Archive for the ‘KISAH’ Category

Iklan

Dalam satu kesempatan, ‘Abdah bin Abdirrahim berkisah:

Satu hari, kami bersama sekelompok pasukan tempur bergerak menuju negeri Romawi. Dalam pasukan tersebut terdapat satu pemuda. Di antara semua prajurit, pemuda itulah yang paling mahir membaca al qur’an, paling menguasai ilmu agama, serta paling semangat melakukan ibadah.

Siang hari, begitu sibuk ia berpuasa. Malamnya pun tak luput dari shalat tahajjud.

Lanjut cerita, tibalah kami di salah satu benteng Romawi. Kala itu, sebenarnya kami tidak diperintahkan untuk berhenti di benteng tersebut. Namun, tiba-tiba saja pemuda tadi keluar dari barisan pasukan, kemudian diam terpaku di dekat benteng itu.

Saat itu, kami hanya mengiranya sekadar mau kencing. Namun ternyata, mata pemuda itu tertuju pada seorang wanita Nashara yang ada di balik benteng itu. Tak disangka, (Pesona wanita itu) membuat sang pemuda begitu dalam memandangnya. Mulailah cinta bersemi di lubuk hati sang pemuda.

Tak tahan, pemuda itu pun segera meluapkan asmaranya.

كيف السبيل إليك؟
“Bagaimana caranya agar Aku dapat sampai ke pangkuanmu?”, tanya sang pemuda.

Wanita cantik itu berkata singkat:

حين تنصر، ونفتح لك الباب وأنا لك
“Saat kau pindah agama menjadi Nashrani, segera ku bukakan pintu untukmu. Setelah itu, Aku kan jadi milikmu.”

Tak pikir panjang, kontan saat itu juga semua syarat dipenuhinya, pemuda itupun masuk ke dalam benteng (dalam keadaan memeluk agama Nashrani).

Pada hari kelabu itu, kami pun melewati masa-masa jihad dalam kondisi sangat terpukul dan hati bergumul sedih. Sampai-sampai setiap pejuang melihat masing-masing anaknya, khawatir duka serupa mendera mereka.

Selang beberapa waktu, bersama pasukan lainnya kami kembali melintasi benteng itu. Ternyata, pemuda tadi terlihat sedang asyik bersama wanita Nashrani pujaannya mengamati kami dari atas benteng.

Tak ayal, kami pun bertanya heran kepadanya:

يا فلان، ما فعل قرآنك؟ ما فعل علمك؟ ما فعل صلاتك وصيامك؟

️”Wahai pemuda, mana Al-Qur’anmu yang dulu kau hafal? Mana pula ilmu agama yang dulu kau kuasai? Dan, mana imbas shalat dan puasa yang dulu begitu rajin kau lakukan??!!

Pemuda itu balas menjawab:

اعلموا أني نسيت القرآن كله. ما أذكر إلا هذه الأية

“Ketahuilah, Aku sudah lupa isi Al Qur’an seluruhnya. Tak ada yang ku ingat melainkan hanya ayat ini saja;

يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ كَانُوا مُسْلِمِينَ ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

“Orang-orang yang kafir itu sering kali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).” (QS. Al Hijr: 2-3)

Sumber: Riwayat Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman no. 4150
Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abdul Wahid at Tamimi

Sumber :http://www.warisansalaf.com

Shalat malam adalah ciri khas orang-orang shaleh, perniagaan orang-orang yang beriman, dan amalan orang-orang yang sukses. Seorang mukmin menyendiri bersama Rabb mereka di tengah keheningan malam. Mereka menghadapkan diri mereka kepada Sang Maha Pencipta. Mereka mengadukan keadaan mereka, meminta dan memohon keutamaan darinya.

Para Salaf di Bulan Ramadhan

Banyak kisah yang menakjubkan tentang kesungguhan para salaf dalam shalat malam. Hasan al-Bashri berkata, “Aku tidak menemukan satu ibadah pun yang lebih hebat daripada shalat di penghujung malam”.

Abu Utsman an-Nahdiy berkata, “Aku bertamu di rumah Abu Hurairah selama tujuh hari. beliau, istrinya, dan pembantunya membagi malam menjadi tiga bagian. Salah seorang dari mereka shalat, kemudian membangunkan yang lainnya”. (Dua atsar di atas diriwayatkan oleh Bukhari dan Ahmad).

Syaddad bin Aus apabila hendak berbaring di kasurnya, ia berkata, “Ya Allah, sungguh neraka itu membuatku tidak bisa tidur”. Beliau pun kemudian mengerjakan shalat (Shifatu Shafwah, 1: 709).

Saib bin Yazid mengatakan, “Umar bin al-Khaththahab memerintahkan Ubay bin Ka’b dan Tamim Ad Dariy qiyam (Ramadhan) untuk orang-orang dengan sebelas rakaat”. Saib berkata, “al-Qari (imam) membaca ratusan ayat, hingga kami bersandar di atas tongkat karena sangat lamanya berdiri. Dan kami tidak keluar melainkan di ambang fajar”. (Sunan al-Baihaqi al-Kubra, 2: 496).

Dari Malik, dari Abdullah bin Abi Bakar, ia berkata, “Aku mendengar ayahku berkata, ‘Ketika kami selesai melaksanakan shalat malam Ramadhan, pembantu bersegera menghidangkan makanan karena khawatir datangnya waktu fajar” (Muwaththa Malik, 1: 116).

Nafi’ mengisahkan bahwa Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhuma di awal malam pada bulan Ramadhan beliau shalat di rumahnya. Apabila orang-orang telah pulang dari masjid beliau mengambil satu gayung air (berwudhu) kemudia keluar menuju Masjid Rasulullah. Setelah itu, beliau tidak keluar dari masjid melainkan setelah shalat subuh (Sunan al-Baihaqi al-Kubra, 2: 494).

Keadaan Para Salaf Bersama Qiyamul Lail Mereka

Ibnul Jauzi mengatakan, “Ketahuilah dalam permasalahan qiyamul lail para salaf terbagi menjadi tujuh tingkatan:

Pertama, mereka yang menghidupkan satu malam penuh. Sampai-sampai wudhu shalat subuh mereka adalah wudhu shalat isyanya (wudhu shalat isya tidak batal hingga subuh).

Kedua, mereka yang shalat setengah malam.

Ketiga, mereka yang shalat sepertiga malam saja. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ، كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا، وَأَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ، كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ

“Puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Dawud. Ia berpuasa di satu hari dan berbuka (tidak puasa) di hari lainnya. Dan shalat yang paling dicintai Allah adalah shalatnya Dawud. Ia tidur di setengah malam kemudian shalat di sepertiga malam. Setelah itu ia tidur lagi di sisa seperenamnya.” (HR. Bukhari, No: 3238 dan Muslim, No: 1159).

Keempat, mereka yang shalat di seperenam malam atau seperlima malam.

Kelima, mereka yang tidak menentukan waktu tertentu. Mereka shalat hingga datang rasa kantuk, kemudian mereka tidur. Saat kembali terjaga, mereka melaksanakan shalat kembali.

Keenam, sekelompok orang yang shalat malam dengan empat rakaat atau dua rakaat saja.

Ketujuh, sekelompok orang yang menghidupkan waktu antara maghrib dan isya malam dan beribadah di waktu sahur. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ فِيهَا خَيْرًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ، وَذَلِكَ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ

“Sesungguhnya di malam hari ada satu waktu yang jika seorang muslim bertepatan waktu itu dalam keadaan meminta kepada Allah kebaikan tentang perkara dunia maupun akhirat kecuali Allah akan berikan kepadanya. Hal itu terjadi pada setiap malam.” (HR. Muslim).

Tips Agar Dimudahkan Qiyamul Lail

Abu Hamid al-Ghazali menyebutkan tips agar seorang dimudahkan untuk qiyamul lail ada dua: sebab yang bersifat batin dan sebab yang bersifat zhahir. Sebab yang bersifat batin ada empat, yaitu: (1) Jangan banyak makan dan minum, karena akan menyebabkan datanganya kantuk dan berat untuk melaksanakan shalat, (2) Jangan menyapek-nyapekkan diri di siang hari dengan sesuatu yang tidak bermanfaat, (3) Hendaknya tidak meninggalkan tidur siang, karena hal ini akan membantu untuk shalat di malam hari, dan (4) Jangan bermaksiat di siang hari, karena sebab dosa tersebut ia terhalang dari qiyamul lail.

Sebab-sebab batin juga ada empat: (1) Hati yang bersih dari dengki kepada seorang muslim dan jauh dari sifat mengutamakan dunia, (2) Perasan takut dan pendek angan-angan (terhadap fitnah dunia), (3) Mengetahui keutamaan qiyamul lail, dan (4) Rasa cinta dan kuatnya imana kepada Allah, diiringis keyakinan bahwa tidak satu huruf pun yang ia ucapkan melainkan dialog dan munajat kepada Allah (Ihya’ Ulumuddin, 1: 356).

Oleh Nurfitri Hadi
Sumber Klik

Baca entri selengkapnya »

Wajahnya tampan dan ceria, fasih bicaranya dan santun tutur katanya. Tidak terlalu tinggi badannya, tidak pula terlalu pendek sehingga enak dipandang mata. Di samping itu, beliau suka berpenampilan rapi, wajahnya ceria dan gemar memakai wewangian. Ketika muncul di tengah-tengah manusia, mereka bisa menebak kedatangannya dari bau wanginya sebelum melihat orangnya. Baca entri selengkapnya »

Ini adalah kisah nyata. Ada seorang hamba shalih yang diuji oleh Allah dengan anaknya, setiap kali anaknya lahir dan berkembang sebentar sebagai bayi yang mungil, lucu dan menyenangkan, selalu ajal menjemputnya dan merenggut nyawanya dari pangkuannya. Maka iapun sedih sangat dalam, hatinya hancur dan tersayat-sayat tajam. Namun karena ia adalah seorang mukmin yang shaleh, ia tidak kehilangan kendali dan kesabaran, bahkan ia selalu menepati sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dengan mengatakan:

« إِنَّا  للهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ للهِ مَا أَعْطىَ وَللهِ مَا أَخَذَ وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِمِقْدَارِ أَللَّهُمَّ أَجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَاخْلُفْنِيْ خَيْرًا مِنْهَا »

“Sesungguhnya kita hanyalah milik Allah dan kepada-Nya pula kita kembali. Bagi Allah apa yang Ia berikan dan bagi Allah apa yang Ia ambil. Segala sesuatu disisi-Nya ada takdirnya. Ya Allah berilah aku pahala dalam musibah ini dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”

Hingga datanglah anak yang ketiga. Baca entri selengkapnya »


Tinta Kehidupan

"Dalam Kesakitan teruji kesabaran Dalam perjuangan teruji keimanan Dalam ukhuwah teruji keikhlasan Dalam Kerinduan teruji kesetiaan Sambutlah bila bersahabat Maafkanlah bila terluka Ingatilah bila kesunyian" "Carilah keikhlasan dalam takbirmu, kedamaian dalam rukukmu, ketenangan dlam sujudmu Karena disanalah terkumpul cinta Illahi, cinta yang hakiki"
Juli 2018
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

حديث اليوم

إن المؤمن يرى الذّنوب كالجيال ان يقع عليه
و أن الفاجر يرى الذّنرب كالذّباب مرّ على أنفه

Hadis Hari Ini

Sesungguhnya orang mukmin melihat dosa seperti gunung yang akan menimpanya, Sedangkan orang jahat (berbuat salah) melihat dosa layaknya seekor lalat yang lewat di depan hidungnya (Bukhari)

Sebelum pamit tolong Vote survai di bawah ini. Trims

Follow me on Twitter

Iklan