Blog "El" (Elfaoz)

Pahitnya Kesabaran

Posted on: April 29, 2017

Pahitnya Kesabaran, Indah pada Akhirnya. Sejatinya kesabaran iti pahit. Mengekang hawa nafsu, bagai menikam setiap bunga rindu yang baru mekar.

Hati itu layaknya taman. Tempat terindah yang kita miliki. Tempat Allah di dunia, bukan Dzatnya, melainkan sifat-aifatnya. Ia tak akan pernah tumbuh di hati yang tandus, yang dipenuhi dengan tanaman iri, dengki, sombong, hasud, takabur dan sifat-sifat buruk yang lainnya. Asma dan sifat-sifatnya akan tumbuh di hati yang dipenuhi dengan pohon kebaikan, dzikir, dan sifat-sifat mulia yang lainnya.

Rindu iti bagai bunga, yang akan mekar pada saatnya nanti. Bersabar menunggunya, sama halnya dengan menunggu kesempurnaan bentuk, rupa, dan wanginya.

Aku pernah merasakan pahitnya bersabar, dan aku sadar, tanah tempat rindu itu tumbuh masih menyimpan benalu yang merusak kesempurnaan bemtuknya.

Kini aku berusaha, memagari taman ini, dan membersihkannya dari setiap benalu yang akan merusaknya. Kusuguhkan tempat terindah di taman ini agar ia bisa menumbuhkan bunga-bunga cinta yang abadi.

Dan kini pahitku menjadi indah.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tinta Kehidupan

"Dalam Kesakitan teruji kesabaran Dalam perjuangan teruji keimanan Dalam ukhuwah teruji keikhlasan Dalam Kerinduan teruji kesetiaan Sambutlah bila bersahabat Maafkanlah bila terluka Ingatilah bila kesunyian" "Carilah keikhlasan dalam takbirmu, kedamaian dalam rukukmu, ketenangan dlam sujudmu Karena disanalah terkumpul cinta Illahi, cinta yang hakiki"
April 2017
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

حديث اليوم

إن المؤمن يرى الذّنوب كالجيال ان يقع عليه
و أن الفاجر يرى الذّنرب كالذّباب مرّ على أنفه

Hadis Hari Ini

Sesungguhnya orang mukmin melihat dosa seperti gunung yang akan menimpanya, Sedangkan orang jahat (berbuat salah) melihat dosa layaknya seekor lalat yang lewat di depan hidungnya (Bukhari)

Sebelum pamit tolong Vote survai di bawah ini. Trims

Follow me on Twitter

%d blogger menyukai ini: